Editorial

Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan faktor kunci dalam pembangunan kesehatan. World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa 80% keberhasilan pembangunan ditentukan oleh ketersediaan SDM yang bermutu dan tersebar merata di semua lini pencegahan dan pelayanan kesehatan. Untuk mengembangkan dan memberdayakan SDM kesehatan, diperlukan berbagai opsi-opsi dan inovasi pembelajaran. (selanjutnya)

Pojok Sanitasi

1  2  3  
  • Mahasiswa Kesling Poltekkes Palu Tingkatkan Kompetensi Melalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) STBM

    Jauh dari Jakarta tidak mengurangi minat mahasiswa-mahasiswi jurusan kesehatan lingkungan Poltekkes Palu untuk mempelajari STBM. Setelah mendapatkan materi STBM di dalam mata kuliah Promosi Kesehatan, mahasiswa juga diperkenalkan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) STBM. “Kampus sangat mengapresiasi STBM karena berkaitan erat dengan kompetensi mahasiswa jurusan kesehatan lingkungan.

  • Tingkatkan Pemahaman STBM, Koordinator Propinsi PAMSIMAS Aktif Ikuti PJJ STBM

    Salah satu komponen yang didukung oleh Proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) II adalah komponen kesehatan melalui pendampingan pelaksanaan STBM di tingkat kabupaten/kota (district wide). Untuk memahami konsep dan penerapan STBM district-wide, fasilitator-fasilitator PAMSIMAS II telah mendapatkan berbagai pelatihan dan workshop penguatan kapasitas.

  • Meskipun Jauh, Fasilitator STBM Terus Update Pengetahuan STBM Melalui PJJ STBM

    Hingga Januari 2015, lebih dari 400 orang dari seluruh Indonesia telah mengikuti PJJ STBM. “Pelatihan Jarak Jauh memang diharapkan dapat menjangkau dan meningkatkan kapasitas tenaga-tenaga kesehatan yang tersebar di seluruh Indonesia. Diharapkan hambatan jarak dan waktu dapat dikurangi dengan adanya PJJ ini,” jelas DR. dr. Eka Singka, MPH, kabid Pendayagunaan SDM Kesehatan Badan PPSDM Kesehatan, Kemenkes.

  • Praktisnya Belajar Jarak Jauh STBM

    Pertama kali saya mengetahui Belajar Jarak Jauh STBM (BJJ STBM) adalah ketika mengikuti pelatihan refresh Korprov dan Faskab STBM di Jogyakarta pada tanggal 14-19 Juli 2014. Awalnya saya tidak begitu tertarik dengan metode belajar ini, karena metode ini menggunakan internet sementara di daerah tempat saya bertugas kualitas jaringan internetnya kurang baik. Sampai dengan akhir tahun 2014 saya belum pernah mempelajari STBM dengan metode belajar STBM, metode inipun sempat terlupakan oleh saya. Nam

Grafik Capaian Desa ODF

Pengiriman Data Teraktif

Publikasi