Istilah dan Singkatan

Ada berbagai akronim, singkatan dan istilah yang biasa digunakan dalam “dunia” STBM. Berikut adalah beberapa diantaranya.

AMPL - Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (Water and Environmental Sanitation)

BAB - Buang Air Besar (defecation)

BABS - Buang Air Besar sembarangan (open defecation)

Berbasis Masyarakat - Kondisi yang menempatkan masyarakat sebagai pengambil keputusan dan penanggungjawab dalam rangka menciptakan/meningkatkan kapasitas masyarakat untuk memecahkan berbagai persoalan terkait upaya peningkatan kualitas hidup, kemandirian, kesejahteraan, serta menjamin keberlanjutannya

CTPS - Cuci Tangan Pakai Sabun (handwashing with soap/HHWS), adalah perilaku cuci tangan dengan menggunakan sabun dan air bersih yang mengalir

CLTS - Community-Led Total Sanitation

Desa/kelurahan yang Melaksanakan STBM - Desa/kelurahan intervensi pendekatan STBM dan dijadikan target antara karena untuk mencapai kondisi sanitasi total dibutuhkan pencapaian kelima pilar STBM. Ada 3 (tiga) indikator desa/kelurahan yang melaksanakan STBM: (i) Minimal telah ada intervensi melalui pemicuan di salah satu dusun dalam desa/kelurahan tersebut; (ii) Ada masyarakat yang bertanggung jawab untuk melanjutkan aksi intervensi STBM seperti disebutkan pada poin pertama, baik individu (natural leader) ataupun bentuk komite; (iii) Sebagai respon dari aksi intervensi STBM, masyarakat menyusun suatu rencana aksi kegiatan dalam rangka mencapai komitmen-komitmen perubahan perilaku pilar-pilar STBM, yang telah disepakati bersama (misal:  mencapai status SBS)

Desa/kelurahan Improved - Desa/kelurahan yang sudah mencapai ODF dan 100% rumah tangga memiliki akses ke jamban yang sehat, dan mulai melakukan perubahan perilaku higiene lainnya seperti cuci tangan pakai sabun, mengelola air minum dengan aman, mengelola sampah rumah tangga serta mengelola limbah cair dengan aman

Desa/Kelurahan ODF (Open Defecation Free) atau SBS (Stop Buang air besar Sembarangan) - Desa/kelurahan yang 100% masyarakatnya telah buang air besar di jamban sehat, yaitu mencapai perubahan perilaku kolektif terkait Pilar 1 dari 5 pilar STBM

Desa/kelurahan Sanitasi Total - Desa/kelurahan yang menyandang status ODF dengan fasilitas jamban sehat dan permanen, masyarakat sudah membiasakan cuci tangan pakai sabun, mengelola dan menyimpan air dengan aman, melaksanakan praktik pembuangan sampah dan limbah cair domestik yang aman. Desa/kelurahan yang telah mencapai perubahan perilaku kolektif terkait seluruh Pilar 1-5 STBM secara berkelanjutan, artinya dalam Kondisi Sanitasi Total

Fasilitator Lapangan - Individu maupun kelompok yang memfasilitasi proses pemberdayaan masyarakat melalui metode pemicuan

Improved Sanitation

  • Proportion of the urban and rural population with access to improved sanitation refers to the percentage of the population with access to facilities that hygienically separate human excreta from human, animal and insect contact. Facilities such as sewers or septic tanks, poor-flush latrines and simple pit or ventilated improved pit latrines are assumed to be adequate, provided that they are not public, according to the World Health Organization and United Nations Children’s Fund’s Global Water Supply and Sanitation Assessment 2000 Report. To be effective, facilities must be correctly constructed and properly maintained. (Handbook MDGS)
  • Flush toilet, piped sewer system, septic tank, flush/pour flush ti pit latrine, ventilated improved pit latrine, pit latrine with slab, composting toilet (http://www.wssinfo.org/definitions-methods/watsan-categories/

Jamban Sehat - Fasilitas pembuangan tinja yang efektif untuk memutus mata rantai penularan penyakit

Komunitas - Kelompok masyarakat yang berinteraksi secara sosial berdasarkan kesamaan kebutuhan dan nilai-nilai untuk meraih tujuan

LSM/NGO - Organisasi yang didirikan oleh perorangan atau sekelompok orang secara sukarela yang memberikan pelayanan kepada masyarakat umum tanpa bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari kegiatannya

Natural Leader - Anggota masyarakat baik individu maupun kelompok masyarakat yang memotori gerakan STBM di masyarakat tersebut

ODF - Open Defecation Free (bebas dari buang air besar sembarangan), adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan

Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAMM-RT) - suatu proses pengolahan, penyimpanan dan pemanfaatan air minum dan air yang digunakan untuk produksi makanan dan keperluan oral lainnya, serta pengelolaan makanan yang aman di rumah tangga yang meliputi 5 (lima) kunci keamanan pangan yakni: (i) menjaga kebersihan, (ii) memisahkan pangan matang dan pangan mentah, (iii) memasak dengan benar, (iv) menjaga pangan pada suhu aman, dan (v) menggunakan air dan bahan baku yang aman

Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga (PLC-RT) - Proses pengelolaan limbah cair yang aman pada tingkat rumah tangga untuk menghindari terjadinya genangan air limbah yang berpotensi menimbulkan penyakit berbasis lingkungan

Penciptaan Lingkungan yang Kondusif (Enabling Environment) - Menciptakan kondisi yang mendukung tercapainya sanitasi total, melalui dukungan kelembagaan, regulasi, dan kemitraan antar pelaku STBM, termasuk didalamnya pemerintah, masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, institusi pendidikan, institusi keagamaan dan swasta

Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (PS-RT) - proses pengelolaan sampah dengan aman pada tingkat rumah tangga dengan mengedepankan prinsip mengurangi, memakai ulang dan mendaur ulang. Pengelolaan sampah yang aman adalah pengumpulan, pengangkutan, pemrosesan, pendaurulangan atau pembuangan dari material sampah dengan cara yang tidak membahayakan kesehatan masyarakat dan lingkungan

Peningkatan Kebutuhan Sanitasi (Demand Creation) - Upaya sistematis untuk meningkatkan kebutuhan menuju perubahan perilaku yang higienis dan saniter

Peningkatan Penyediaan Sanitasi (Supply Improvement) - adalah meningkatkan dan mengembangkan percepatan penyediaan akses terhadap produk dan layanan sanitasi yang layak dan terjangkau dalam rangka membuka dan mengembangkan pasar sanitasi

Pemerintah Daerah - Gubernur, bupati, atau walikota dan perangkat daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah

Pemerintah Pusat/Pemerintah - Presiden Republik Indonesia yang memegang kekuasaan pemerintahan Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Pemicuan - Upaya untuk menuju perubahan perilaku masyarakat yang higiene dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode partisipatory berprinsip pada pendekatan CLTS (Community-Led Total Sanitation)

PHBS - Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (personal health and hygiene behavior) Pokja - Kelompok Kerja (Working Group)

Sanitasi Dasar - Sarana sanitasi rumah tangga yang meliputi sarana buang air besar, sarana pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga

Sanitasi Komunal - Sarana yang dibangun di daerah yang mempunyai kepadatan penduduk tinggi dan keterbatasan lahan

Sanitasi Total - Suatu kondisi ketika suatu komunitas:

  • Tidak buang air besar (BAB) sembarangan
  • Mencuci tangan pakai sabun
  • Mengelola air minum dan makanan yang aman
  • Mengelola sampah dengan benar
  • Mengelola limbah cair rumah tangga dengan aman
Sarana CTPS - Sarana untuk melakukan perilaku cuci tangan pakai sabun yang dilengkapi dengan sarana air mengalir, sabun dan saluran pembuangan air limbah

SBABS/Stop BABS/SBS - Stop Buang Air Besar Sembarangan (stop open defecation)

STBM - Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (Community Based Total Sanitation), adalah pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan

Verifikasi - Proses penilaian dan konfirmasi untuk mengukur pencapaian seperangkat indikator yang dijadikan standar

Komentar Anda