Membangun komitmen ODF di level Kecamatan dan Desa Kabupaten Gresik

08-05-2017

a1Seperti yang kita ketahui bersama, komitmen kabupaten ODF akan menjadi kuat bilamana ditunjang dengan regulasi seperti instruksi/edaran Bupati juga ketersediaan anggaran yang memadai (bila digunakan) secara efektif untuk kegiatan STBM. Agar regulasi tersebut dapat berjalan efektif, tentu perlu dikawal dan di tindaklanjuti di level kecamatan, desa/kelurahan untuk menggerakan masyarakat berperan aktif.

sama hal nya dalam menggerakan masyarakat untuk berubah perilaku higine dan sanitasi diperlukan dukungan peran Kepala Desa dan juga perangkat terkait di wilayahnya seperti adanya dukungan Camat, Koramil, Polsek, Puskesmas serta lintas sektor terkait, di level kecamatan yang tentunya semua agen atau perangkat tersebut berkomitmen ODF sehingga memiliki target kapan kecamatan tersebut bisa ODF.

Untuk membangun komitmen kecamatan ODF, Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik contohnya melalui Seksi Kesling telah memfasilitasi beberapa pertemuan konsolidasi percepatan ODF kecamatan, yang sudah dilakukan di Kecamatan Tambak, Kecamatan Sangkapura, Kecamatan Benjing, Kecamatan Cerme, Kecamatan Menganti.

Pertemuan konsolidasi percepatan ODF kecamatan ini bertujuan untuk mereview capaian akses sanitasi per desa/kelurahan, mengidentifikasi permasalahan di masyarakat serta membuat rencana tindak lanjut untuk mencapai ODF desa/kelurahan selanjutnya menuju ODF kecamatan, Komitmen ODF diperkuat dengan penandatangan oleh semua peserta yang hadir antara lain Camat, Kepala Puskesmas, Koramil, Polsek, PKK Kecamatan, UPT Puskesmas, KUA Kecamatan, UPT Pendidikan, Omas Nahdatul Ulama/Muhamadiyah,  Seluruh Kepala Desa/Lurah wilayah kecamatan.

Alur proses dan pembahasan materi cukup sederhana dimulai dengan pengarahan pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten yang menekankan kebijakan bahwa target  ODF kabupaten tahun 2017, termasuk mengharapkan dukungan dan kerja keras semua pihak untuk mencapai tujuan tersebut, kemudian dilanjutkan dengan pengarahan Camat yang menekankan agar semua kepala desa/lurah bersama perangkatnya bersama masyarakat bekerja sama demi mencapai desa ODF dengan mengunakan segala potensi yang ada di desa termasuk mengunakan APBDes.

Dilanjutkan dengan penyampain materi umum refresh konsep dasar STBM berkaitan dengan strategi Demand, Supply dan Enabling, dengan menampilkan foto-foto kondisi sanitasi buruk dan sanitasi yang baik (jamban sehat), adapula penyampaian materi terkait data capaian akses per kecamatan dan desa guna menekankan bagimana data desa yang belum ODF, ditutup dengan materi terakhir dengan menyusun rencana tindak lanjut untuk menuju ODF Desa sedangkan bagi desa/kelurahan yang sudah ODF menyusun RTL terkait kesinambungan ODF dan pengembangan pilar STBM lainnya.

Sampai saat ini Capaian akses sanitasi kabupaten Gresik sampai dengan 08  Nopember 2016 sebesar 97,91%, Jumlah Desa/Kelurahan ODF sebanyak 221 desa atau 62% dari total Desa/kelurahan, yang sudah diverifikasi 199 desa sedangkan proses verifikasi 22 desa.

Sistem monitoring STBM di wilayah Gresik sudah mengunakan aplikasi STBM SMART baik level kabupaten maupun puskesmas, semua sanitarian sudah me-instal dan aktif mengunakan aplikasi STBM SMART. Salah satu kecamatan yang berhasil ODF setelah dilakukan pertemuan konsolidasi percepatan ODF yaitu kecamatan Benjing hanya dalam waktu sekitar 1 bulan setelah pertemuan, kecamatan tersebut mencapai ODF.

Untuk menunjang kegiatan STBM di level desa dapat mengunakan anggaran APBDes, karena diperkuat dengan Peraturan Bupati Gresik No 7 Tahun 2016 tentang Pedoman Teknis Penggunaan dan Pelaksanaan Dana Desa, dapat dilihat pada BAB IV Prioritas pengunaan dana desa untuk pembangunan desa,  yang tertuang pada pasal 6 huruf d Pembangunan dan pemeliharaan sanitasi lingkungan dan huruf e Pembangunan dan pengelolaan air bersih berskala desa, Sedangkan pada BAB V Prioritas pengunaan Dana Desa untuk pemberdayaan masyarakat desa, pada pasal 9 huruf e Penyelenggaraan promosi kesehatan dan gerakan hidup bersih dan sehat.

Penulis: Saputra, (WSP Jawa Timur) // Editor: UT (Sekretariat STBM Nasional)


Komentar Anda