HKN ke-52 di Gorontalo: STBM-Smart jadi sumber motivasi baru...

13-12-2016

1_penerima penghargaan_HKN_cProvinsi Gorontalo terdiri dari 5 Kabupaten dan 1 Kota dengan 76 Kecamatan, 730 Desa, 298.166 KK dan jumlah penduduk sebanyak 1.115.633 Jiwa.

Progress Sanitasi dasar yaitu Akses jamban di Provinsi Gorontalo s.d Bulan Oktober 2016 baru berkisar 56,93% yang terbagi di 5 kabupaten dan 1 Kota. Pada Tanggal 24 Desember tahun 2014 Gubernur Gorontalo Bapak Ruslie Habibie Mengeluarkan Surat Edaran Nomor 440/DIKES/839/XII/2014 tentang Pelaksanaan STBM dalam percepatan target MDGs Tahun 2015 dan Universal Akses Sanitasi Tahun 2019 yang ditujukan Kepada Bupati dan Walikota dengan harapan untuk dapat diaplikasikan di setiap kabupaten sampai ke tingkat desa. Sejak dikeluarkannya SE Gubernur beberapa Kabupaten telah ikut mengeluarkan Surat SE Bupati dengan tujuan yang sama, dan wajib mengalokasikan sebagian dana ADD dan APBD untuk sanitasi.

Setelah dilakukan beberapa upaya setelah SE Gubernur dan Bupati untuk peningkatan akses sanitasi dasar ternyata belum cukup untuk mempercepat progress. Setelah tahun 2015, pada tahun 2016 peningkatan akses jamban lebih meningkat dari sebelumnya, sehingga dinas kesehatan Provinsi Gorontalo akan memberikan penghargaan kepada personal atau instansi yang telah melakukan sumbangsih terhadap peningkatan akses jamban tersebut.

3_penghargaan tuk Gorontalo Utara_c

Penghargaan pada peringatan puncak HKN ke 52 Provinsi Gorontalo diberikan kepada sanitarian dengan pelaporan teraktive/tertinggi melalui sms gateway/Smart STBM, Kabupaten dengan progress tertinggi periode 1 januari – 31 Oktober 2016, Wirausaha Sanitasi Teraktive pada tahun 2016, dan Puskesmas dengan progress peningkatan akses tertinggi se Provinsi Gorontalo. Dengan adanya penghargaan tersebut telah mejadikan petugas disetiap puskesmas dan tingkat kabupaten lebih bersemangat lagi dan akan meningkatkan lagi kinerja pada tahun 2017.

Kabupaten Gorontalo Utara menjadi yang tertinggi dengan peningkatan akses selama tahun 2016 s.d bulan oktober mencapai 15,74 %, hal itu tercapai karena meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap jamban sehat dan Bupati Gorontalo Utara selaku Pemimpin bersama dengan DPDR kabupaten mendukung sepenuhnya terhadap perubahan perilaku masyarakat untuk tidak BAB sembarangan dan harus BAB dijamban sehat tertutup.

Pemerintah Provinsi Gorontalo memberikan penghargaan kepada petugas yang ada dengan tujuan untuk memotivasi bahwa selama ini kerja keras setiap kabupaten telah menuai hasil yang optimal dan selalu dipantau melalui website STBM. Inovasi STBM Smart menjadi suatu kemudahan bagi petugas provinsi, kabupaten dan puskesmas untuk mengakses bahkan mengolah data secara berkelanjutan dengan lebih baik. Dengan adanya system pelaporan melalui STBM Smart oleh sanitarian menjadi semangat baru yang mampu mempercepat pelaporan peningkatan akses jamban sewaktu-waktu, sehingga harapannya sanitarian dapat mempunyai waktu yang lebih banyak melakukan analisa data sebagai langkah penyusunan Rencana Strategi percepatan peningkatan akses jamban sebagai wujud untuk memenuhi target Universal Akses Sanitasi Tahun 2019.3_piagam dan jamba sehat Harapan Provinsi Gorontalo pada tahun 2017 mendatang agar peningkatan akses jamban akan lebih optimal dengan kerjasama oleh semua Pemerintah Kabupaten/Kota dan Stakeholder untuk bersama-sama berkomitmen melakukan pemantauan, evaluasi dan berkolaborasi dengan satu tujuan yaitu tercapaianya Universal Akses Sanitasi Tahun 2019 di Provinsi Gorontalo.

Kontributor:  Totok Harianto (Korprov STBM, Gorontalo)


Komentar Anda