Editorial

STBM terbukti efektif dalam upaya mempercepat akses terhadap sanitasi yang layak. Hal ini dikarenakan STBM merupakan pendekatan dan paradigma pembangunan sanitasi di Indonesia yang mengedepankan pemberdayaan masyarakat dan perubahan perilaku. Saat ini STBM dilaksanakan melalui berbagai program pembangunan sanitasi, diantaranya program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Masyarakat (PAMSIMAS), PAM STBM, PPSP, Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS) dan lain-lain.(selanjutnya)

Pojok Sanitasi

1  2  3  
  • "Community Heroes" Desa Maranti Parimo

    "Tidak pernah saya sangka bahwa masyarakat di Desa Maranti bisa 100% Stop Buang Air Besar Sembarangan, rasanya masih seperti mimpi..."

  • Srikandi Sanitasi dari Pringsewu

    "..Modal kami yang terbesar hanya tekad dan niat yang tulus untuk membantu kepemilikan jamban masyarakat"

  • Bayuniarsih, Pantang Menyerah Memicu Warga Terapkan PHBS

    Pantang menyerah itulah hal pertama yang diungkapkan Bayuniarsih, salah seorang sanitarian dari Puskesmas Montong Betok, Kecamatan Montong Gading, Lombok Timur saat ditanya mengenai apa yang dirinya lakukan dalam memicu Peril aku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) warga di wilayahnya.

  • Bapak Rustan : Sanitarian Teladan

    "Sanitarian Teladan yang Terlupakan", itulah sepotong untaian kalimat yang kira-kira cocok kita sematkan pada Bapak Rustan seorang Sanitarian Teladan yang bertugas di Puskesmas Bunobogu Kabupaten Buol Sulawesi Tengah yang hanya lulusan Sekolah Pembantu Penilik Hygiene(SPPH) tahun 1991, gelar Sanitarian Teladan beliau dapatkan pada seleksi Sanitarian se-Sulawesi Tengah pada tahun 2006.

Grafik Capaian Desa ODF

Pengiriman Data Teraktif

Publikasi